Wednesday, 19 August 2020

Kisah Pemuda Beribu-Bapakan Babi | Kisah Inspiratif Islami

Nabi Musa adalah satu-satunya Nabi yang dapat berbicara langsung kepada Allah S.W.T Setiap ingin berdoa, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina. Di bukit itulah ia akan berbicara dengan Allah, sering kali Nabi Musa bertanya dan Allah akan menjawabnya pada saat itu juga. Ini adalah keuntungan yang tidak dimiliki oleh nabi lain.
Suatu hari Musa bertanya kepada Allah. "Ya Tuhan, siapa di surga yang akan berada di sampingku?".
Tuhan pun menjawab dengan menyebut nama orang, desa dan tempat tinggal. Setelah mendapat jawabannya, Nabi Musa turun dari Bukit Tursina dan melanjutkan perjalanan sesuai dengan tempat yang diceritakan. Setelah beberapa hari dalam perjalanan, Nabi Musa akhirnya sampai di tempat itu.

Dengan bantuan beberapa warga di sana, dia berhasil bertemu dengan orang tersebut. Setelah menyapanya, dia dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu.
Tuan rumah tidak melayani Musa. Dia pergi ke kamar dan melakukan sesuatu di dalam. Sesaat kemudian dia keluar membawa seekor babi betina berukuran besar. Dia dengan hati-hati menopang babi itu. Musa kaget melihatnya. “Apa ini ?, kata Nabi Musa dalam hatinya yang penuh keheranan.

Babi dibersihkan dan dimandikan dengan baik. Setelah itu, babi itu dikeringkan dan dipeluk dan dicium lalu dikirim kembali ke kamar. Segera dia keluar lagi dengan banteng yang lebih besar. Babi juga dimandikan dan dibersihkan. Kemudian dilap hingga kering lalu dipeluk dan dicium dengan penuh cinta. Babi tersebut kemudian dikirim kembali ke kamar.
Ketika dia menyelesaikan pekerjaannya, dia melayani Nabi Musa. "Hai saudara! Apa agamamu?". "Aku adalah agama Tauhid", jawab pemuda itu, yaitu Islam. "Selesai, kenapa kamu membela babi itu? Kami tidak bisa melakukan itu." Kata Nabi Musa.

"O Tuanku", kata pemuda itu. “Sebenarnya kedua babi itu adalah orang tua kandung saya. Karena mereka telah melakukan dosa besar, Tuhan rupanya telah merubah wujud mereka menjadi babi bodoh. Soal dosa mereka dengan Tuhan itu soal lain. Itu urusan dengan Tuhan. Saya sebagai anaknya masih menjalankan tugasku sebagai anak-anak. Hari-hari aku mengabdi pada kedua orang tuaku seperti yang dilihat tuanku tadi. Meski terlihat seperti babi, aku tetap melakukan pekerjaanku. ”, sambungnya.
“Setiap hari saya berdoa kepada Tuhan untuk mengampuni mereka. Saya mohon kepada Tuhan untuk mengubah wajah mereka menjadi manusia yang nyata, tetapi Tuhan tetap belum mengabulkan.”, Tambah pemuda itu lagi.
Kemudian pada saat itu Allah mengirimkan wahyu kepada Nabi Musa a.s. Wahai Musa, inilah orang yang akan berada di sebelahmu di Surga nanti, hasil dari pengabdiannya yang sangat tinggi kepada kedua orang tuanya. Orang tuanya yang udah jelek penampilan babi, dia juga penyayang. Karena itu, Kami membesarkannya sebagai anak yang saleh di samping Kami.

Kisah Pemuda Beribu-Bapakan Babi

Allah juga berfirman lagi yang artinya: "Karena dia telah berada di maqam seorang anak yang shalih di samping Kami, maka Kami meninggikan doanya. Kedua orang tuanya yang Kami sediakan di neraka Kami telah dipindahkan ke surga."
Itu adalah berkat dari seorang anak yang saleh. Doa anak yang shalih bisa menebus dosa orang tua yang akan masuk neraka dan pindah ke surga. Ini juga harus asalkan dia berbakti kepada orang tuanya. Bahkan sampai-sampai ayah dan ibunya terlihat seperti babi. Semoga orang tua kita mendapatkan tempat yang baik di akhirat.

Tidak peduli seberapa buruk perilaku orang tua kita bukanlah urusan kita, bisnis kita adalah menjaga mereka dengan cinta karena mereka mengasuh kita dari masa kanak-kanak hingga dewasa.
Tidak peduli berapa banyak dosa yang mereka lakukan, itu juga bukan urusan kita, urusan kita adalah memohon ampun kepada Allah S.W.T agar kedua orang tua kita diampuni oleh Allah S.W.T.
Doa anak yang shalih akan membantu kedua orang tuanya mendapatkan tempat yang baik di akhirat, inilah yang dinanti-nantikan oleh orang tua di kuburan.

Makna cinta seorang anak kepada ibu dan ayahnya bukanlah melalui pengiriman uang, akan tetapi cinta seorang anak kepada kedua orang tuanya adalah dengan doanya agar kedua orang tuanya mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kisah akhirat, silahkan dapatkan buku terbitan Nurulhas company yang berjudul: KETIKA IZRAIL A.S. DATANG MEMANGGIL

- Tamat -
Sumber: Ebook 1001 Kisah Teladan Islam, Sebuah Ebook berisi kisah inspiratif islam